Deskripsi Produk
Spesifikasi busi NGK dijelaskan melalui kode huruf dan angka yang mencakup jenis material (Nickel, Platinum, Iridium), ukuran ulir (C=10mm, B=14mm), panjang ulir (E=19mm), tingkat panas (angka 2=panas, 12=dingin), dan celah elektroda (misal, 9=0.9mm), serta fitur khusus seperti Resistor (R) untuk kendaraan injeksi atau Projected Insulator (P) untuk jangkauan lebih baik, dengan varian seperti G-Power (Platinum) dan Iridium untuk performa lebih tinggi.
Cara Membaca Kode Busi NGK (Contoh: CPR9EAIX-9)
- C (Posisi 1): Diameter Ulir (C=10mm, B=14mm, D=12mm).
- P (Posisi 2): Jenis Ulir/Fitur (P=Projected Insulator, ulir lebih panjang).
- R (Posisi 3): Resistor (R = ada resistor, cocok untuk injeksi).
- 9 (Posisi 4): Tingkat Panas (Angka besar = dingin, angka kecil = panas. 9=dingin).
- E (Posisi 5): Panjang Ulir (E=19mm, H=12.7mm, L=11.2mm).
- A (Posisi 6): Bentuk Elektroda/Desain.
- IX (Posisi 7, 8): Material Elektroda (IX = Iridium).
- 9 (Posisi 9): Celah Elektroda (Gap).
Varian Material dan Keunggulan
- Nickel (Standar): Bahan dasar nikel, andal untuk penggunaan harian, harga terjangkau.
- G-Power (Platinum): Elektroda platinum 0.6mm lebih kecil, pengapian presisi, efisiensi bahan bakar.
- Iridium: Elektroda iridium 0.6mm lebih lancip, performa lebih tinggi, akselerasi stabil, lebih tahan panas ekstrem.
- MotoDX: Material gabungan Iridium & Ruthenium, performa tinggi untuk mesin modifikasi.
Contoh Kode dan Maknanya
- CPR8EA-9: Diameter 10mm, Projected Insulator, Resistor, Heat Range 8 (sedang), Panjang Ulir E (19mm).
- LMAR6A-9: Diameter 10mm, Panjang Ulir (L=11.2mm), Heat Range 6, Gap 9.
Untuk spesifikasi yang paling sesuai, selalu cocokkan kode busi dengan rekomendasi pabrikan kendaraan Anda.
.png)